Bukan Chicago, tapi John de Britto,
bukan michael Jordan, tapi si Nico,
orang bilang suporter Jb paling edan…
Ya, lagu itu selalu menjadi santapan sehari-hari anak-anak Jb saat mendukung permainan basket JB di kancah pertandingan. Tentu, kita sering dengar lagu-lagu itu setiap kali JB tanding. Setiap lagu dinyanyikan dengan semangat diiringi dengan hentakan drum yang dipukul kuat-kuat dan kencang-kencang!!
Pada pertandingan basket, anak JB mempunyai suporter yang cukup banyak dan mayoritas lebih banyak daripada anak-anak sekolah lainnya. Ini tak diragukan lagi karena anak-anak JB laskarnya banyak dan semuanya merupakan pemilik burung (kelamin laki-laki) ^^. Seandainya suporter JB sedikit tentu ini harus dipertanyakan.
Suporter JB walau berjumlah banyak dan semuanya laki-laki bukan berarti tjah-tjah JB suka dengan tawuran. Ini yang akan menjadi ciri khas anak JB yang terkenal dengan semboyannya “man for others“. Man for others berarti manusia yang ikhlas untuk saling membantu sesama. Apa hubungannya man for others dengan suporter JB? Opo gunane? Benarkah semboyan itu hanyalah sebuah ungkapan saja?
Pada kira-kira Bulan Oktober di GOR Kridosono tahun 2008, hal ini terlihat pada diri-diri anak JB. Perebutan juara tiga dan empat antara SMA Kolese de Britto melawan SMA 1 Depok berlangsung panas. Pertandingannya memang panas tapi lebih hot lagi pada pertarungan antarsuporter. Terjadi saling balas-membalas yel-yel ejekan untuk masing-masing suporter. Yang satu mengatakan bahwa anak JB homo dan yang satu lagi mengatakan bahwa anak SMA 1 Depok ra duwe bojo. Hal in terus berkelanjutan pada cibiran mulut.
Polisi sudah saling bersiaga di dalam stadion untuk menjaga kemungkinan kelanjutan dari hal ini, yaitu tawuran pelajar. Hal yang tak terduga terjadi. Semua polisi kaget akan hal ini. Seusai mengumandangkan mars de Britto dan seusai melihat penampilan cheers JB, anak JB pulang dengan tenang.
Anak JB tidak hanya bisa mengurangi permusuhan dengan anak sekolah lain. Melalui semboyan ”man for others” yang sudah mbalung sumsum, sure, anak JB juga bisa menjalin persahabatan dengan SMA lain. Pada pertandingan lain di DBL yang baru selesai akhir-akhir ini, anak JB juga ikut mendukung sekolah lain. That is no problem!! Pada pertandingan basket cewek semifinal antara Stece dan Bosa, anak JB bersama Muha bisa bergabung mendukung Stece padahal sorry,we are different in religion.
Ayo,kita dukung anak JB supaya senantiasa selalu rame-rame dan kita bisa memperjuangkan ”man for others“. Eya!! Ingatlah selalu John de Britto in your heart dan dukung selalu JBmania seiring suara drum para suporter.
