C0z Becak!!!!

 becak222.jpg

Malam di sekolah ternyata sama saja dengan malam di rumah. Bulan tetap saja bersinar terang. Bedanya hari ini, aku harus melembur. Sebenarnya, agak males T_T tapi ini merupakan tuntutan pekerjaan karena aku telah mendaftar menjadi seksi dekorasi acara Malam Budaya di Bulan Februari 2008 ini bersama teman saya.

Saat malam, saya dan 5 teman saya dapet tugas untuk mengambil becak di tukang becak. Becak itu diambil untuk dihias untuk menjadi ticket-box di Malbud. Dengan 2 motor yang cheng-lu, kami berangkat ke tukang becak itu untuk meminjam 4 becak dengan harga Rp 5.000,-/hari. 4 orang yang besar mengantarkan becak-becak itu ke sekolah yang jaraknya agak jauh dan ramai. 2 orang lainnya yang mungil-mungil mengantarkan motor balik ke sekolah.

 becakk.jpg

Ini merupakan pengalaman pertamaku dalam sejarah (semoga masuk buku sejarah ;p), saya mengendarai becak. Mulailah kami mengendarai becak. Susah,sih,pertama-tamanya, tapi seru juga^_^. Mulai,deh, ngebut-ngebutan kayak di tv. Cuma ni bukan MOTOGP atau F1 yang kecepatannya sampai ratusan kilometer, ini cuma balapan becak. Semua ikut ngebut-ngebutan. Yang paling banter adalah teman saya,sebut saja Ozzy (16) yang mengendarai dengan cepat. Lalu,disusul saya dan kemudian 2 teman saya, Rangga(15) dan Wulang (15).

Tiba-tiba,muncul sebuah kubangan besar di depan kami. Kami pun kelimpungan (we are confused) dengan kubangan itu karena kami belum pintar mengendalikan becak ini dan dari tadi,kami hanya bisa lurus. Kami pun mulai agak berbelok. Ozzy sukses tidak mengenai kubangan dan meninggalkan peserta yang lain. Saya tidak bisa menghindar (remnya macet) dan pantat saya pun jadi korban. Sementara dua peserta lainnya tidak bisa mengendalikan becak tersebut. Becak dari Rangga tidak bisa dikendalikan dan terus bergerak hendak menabrak pohon besar di pinggir jalan. Lain lagi dengan Wulang. Ia bergerak ke kanan alias ke jalur sebelah dan hampir menabrak sebuah game center. Untung,bisa berhenti sebelum menabrak.

becak22.jpg

Kami tetap melanjutkan petulangan kami menjadi becak driver ke sekolah secara sendiri-sendiri. Ozzy dan saya sampai pertama di sekolah. Lama ditunggu, Rangga dan Wulang yang tertinggal di belakang tak kunjung kelihatan. Tiba-tiba, dari balik gerbang muncullah seorang rupawan bernama Rangga. Tapi, dia kelihatan cemas sekali. “Wulang nabrak mobil,”ucapnya. Wah,koordinator Tim Dekorasi bernama Rembran pun kelimpungan dan dengan motor,pergi ke tempat tabrakan terjadi. Dugaan saya adalah ia tentu tak mampu mengendalikan mobilnya,eh,becaknya.

Setengah jam kemudian, muncullah Wulang dan Rembran. Wulang wajahnya sudah sangat susah. Seluruh penghuni kebun binatang diucapkan semua olehnya.

bercas.jpg

“Wah,mobile peyok je. Kudu di-kenteng mobil magic. Regane 200-an je.Wah,susah aku.Wis trauma aku numpak becak.”

Dari kejadian itu, wulang tetap bertanggung jawab atas hal yang dilakukannya. Ia tidak begitu kaya. Sang pemilik mobil mengajak ketemuan membicarakan mobil ditabrak itu. Ia tetap datang untuk berani bertanggung jawab. Ia pernah merugikan orang lain tapi tetap bertanggung jawab. Inilah ‘man for others’ untuk mengakui kesalahan.

becak2.jpg

Published in: on March 30, 2008 at 7:46 am Leave a Comment

The URI to TrackBack this entry is: http://hebeeee.wordpress.com/2008/03/30/c0z-becak/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Comment